tegas politikus PDIP itu.
Lalu, hewan apa saja yang masuk dalam daftar larangan? Menurut dokumen Pergub, Hewan Penular Rabies (HPR) mencakup anjing, kucing, dan kera. Tak cuma itu, kelelawar dan musang juga termasuk, beserta hewan-hewan lain yang sejenis.
Di sisi lain, aturan ini juga memuat sanksi yang cukup jelas. Pasal 29 menyebutkan, bagi siapa saja baik perorangan maupun badan usaha yang kedapatan memperdagangkan HPR untuk konsumsi, akan dikenai hukuman. Bentuknya bisa beragam, mulai dari daging mentah, hewan hidup, hingga produk olahan.
Sanksinya sendiri tidak main-main. Pelaku bisa dapat teguran tertulis, atau bahkan yang terberat: pencabutan izin usaha. Intinya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kali ini serius ingin memutus mata rantai perdagangan dan konsumsi hewan-hewan tersebut.
Artikel Terkait
Bahlil Lahadalia Sindir Penambahan Kursi Saat Nuzulul Quran, MUI: Jangan Bikin Candaan Agama
Lamine Yamal Pecah Kebuntuan, Bawa Barcelona Menang Tipis di Markas Bilbao
Chelsea Tumbangkan Wrexham 4-2 dalam Laga Sengit Perempat Final Piala FA
FC Groningen Kalahkan Ajax Amsterdam 3-1 dalam Kejutan Eredivisie