Intelijen AS: Rusia Diduga Bocorkan Informasi Rahasia ke Iran untuk Targetkan Aset Militer AS

- Minggu, 08 Maret 2026 | 08:10 WIB
Intelijen AS: Rusia Diduga Bocorkan Informasi Rahasia ke Iran untuk Targetkan Aset Militer AS

Konflik di Timur Tengah kembali memanas. Pemicunya, serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayah Iran yang terjadi sepekan lalu. Situasi ini makin rumit dengan laporan terbaru soal keterlibatan pihak lain. Rusia, menurut intelijen AS, disebut-sebut telah membocorkan informasi rahasia kepada Iran.

Informasi itu diduga bisa dipakai Teheran untuk menyerang aset militer AS di kawasan itu. Menurut dua pejabat AS yang tahu persoalan ini, data dari Moskow berpotensi digunakan untuk menargetkan kapal perang, pesawat, dan berbagai aset militer Amerika lainnya yang beroperasi di Timur Tengah.

Kedua pejabat itu bicara dengan syarat anonim. Mereka memang tidak punya kewenangan untuk membahas hal-hal sensitif semacam ini di depan publik.

Meski begitu, intelijen AS sendiri belum menemukan bukti bahwa Rusia secara langsung mengarahkan Iran soal cara memanfaatkan informasi tersebut. Artinya, belum jelas apakah Moskow memberi perintah spesifik atau sekadar memberikan bahan mentah intelijen.

Kalau laporan ini benar, ini jadi tanda penting. Bisa jadi ini indikasi pertama bahwa Rusia mulai ikut campur walau secara tidak langsung dalam konflik yang dipicu serangan AS-Israel itu. Sebuah perkembangan yang pasti akan diawasi ketat oleh semua pihak.

Laporan serupa juga disampaikan media seperti The Washington Post dan Euronews. Mereka mengonfirmasi adanya kekhawatiran di kalangan pejabat AS bahwa informasi dari Rusia itu bisa dipakai untuk melancarkan serangan di kawasan Teluk.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar