Tanggal 25 Februari nanti, Surabaya bakal panas. Bukan cuma karena cuaca, tapi duel klasik Persebaya kontra PSM Makassar yang bakal digelar di sana. Kick-off jam setengah sepuluh malam WITA, dan duel ini bakal disiarkan langsung di Indosiar serta live streaming di Vidio. Siap-siap aja, ini bukan laga biasa.
Kalau kita lihat catatan pertemuan mereka, seru banget. Dalam tiga musim terakhir, hampir nggak ada yang bisa mendominasi secara mutlak. Dari lima pertemuan terhitung sejak 2023, hasilnya berimbang banget: saling mengalahkan dan dua kali lainnya berakhir dengan skor sama.
Ambil contoh musim lalu, 2025. Persebaya sempat menang tipis 1-0 di kandang PSM, Gelora BJ Habibie. Laga kedua mereka berakhir 1-1. Sebelumnya di 2024, kedua tim juga dua kali berbagi angka, 1-1 dan 0-0. Bahkan di 2023, Persebaya juga cuma menang dengan skor 1-0. Intinya, selisihnya selalu tipis. Nggak heran kalau duel ini selalu berjalan alot dan penuh ketegangan.
Papan Klasemen Bicara
Nah, kalau ngomongin posisi di klasemen sementara Liga 1 2026, ceritanya agak berbeda. Persebaya terlihat lebih stabil. Mereka nangkring di posisi kelima dengan koleksi 35 poin dari 22 laga. Rekor 33 gol dicetak dan 23 kebobolan menunjukkan Bajul Ijo punya keseimbangan yang cukup baik, baik di lini serang maupun belakang.
Di sisi lain, PSM masih kesulitan. Tim Juku Eja ini terpaku di peringkat 13 dengan 23 poin, dari jumlah pertandingan yang sama. Mereka baru mencetak 24 gol dan kemasukan 26 kali. Produktivitas di lini depan jelas masih jadi PR besar buat skuat asal Makassar itu.
Selisih 12 poin di klasemen tentu bikin Persebaya sedikit diunggulkan. Tapi, ya itu tadi. Sejarah pertemuan membuktikan angka-angka di tabel seringkali nggak berarti banyak ketika kedua tim ini bertemu. Semua prediksi bakal buyar. Laga ini kemungkinan besar akan ketat lagi, dan bisa jadi ditentukan di menit-menit akhir.
Lebih Dari Sekadar Tiga Poin
Yang bikin makin seru, ini duel gengsi. Persebaya dan PSM punya basis pendukung yang sangat besar dan fanatik di Indonesia. Suasana di stadion nanti pasti mencekam. Apalagi, kedua tim sama-sama punya target yang mendesak.
Buat Persebaya, tiga poin bisa mengokohkan posisi mereka di papan atas, bahkan membuka peluang merangsek lebih tinggi. Mereka butuh momentum konsistensi.
Sementara bagi PSM, ini soal survival. Tambahan angka penuh sangat krusial untuk mendongkrak posisi dan menjauh dari zona merah. Mereka butuh kejutan.
Jadi, ini lebih dari sekadar pertandingan liga biasa. Ini soal harga diri, tradisi, dan ambisi dua raksasa sepakbola Indonesia. Siapa yang siap mental, dialah yang mungkin akan membawa pulang kemenangan.
Artikel Terkait
Petani Muda di Luwu Utara Jadi Korban Pembusuran saat Cari Pelaku yang Serang Adiknya, Dua Orang Diamankan
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Sulawesi Selatan Siang Ini
Presiden Prabowo Tiba di Paris, Akan Salat Idul Adha Bersama WNI di Prancis
Kebakaran Hanguskan Rumah Produksi Tahu Goreng di Asahan, Tidak Ada Korban Jiwa