"Bila perlu kita datang ke sana yang Bapak katakan sudah menurun itu. Kita datang ke sana," tantangnya tegas.
Di sisi lain, Sturman merasa penjelasan menteri selama raker itu terlalu dangkal. Paparan yang ada, menurutnya, cuma berputar pada faktor curah hujan tinggi dan perubahan iklim. Ia menunggu analisis yang lebih mendalam, soal akar masalah dan langkah pencegahan ke depan.
"Undangannya terkait dengan banjir dan longsor di tiga provinsi. Bagaimana Bapak melihat ini, kemudian apakah DAS sudah cukup untuk bisa mengatasi banjir?" tanyanya lagi, mencoba mengarahkan pembahasan pada solusi konkret.
Untuk memperkuat argumennya, Sturman pun menunjukkan bukti visual. Sebuah foto area gundul di Kecamatan Batang Turu yang porak-poranda akibat longsor ditampilkannya. Itu adalah gambaran nyata yang, baginya, berbicara lebih lantang daripada sekadar permainan angka-angka di layar presentasi.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral