Sebuah video dari lokasi banjir di Bireuen tiba-tiba ramai diperbincangkan. Isinya sederhana: Bupati setempat, Mukhlis Takabeya, sedang meninjau daerah yang terendam bersama Kapolres. Tapi yang diomongkan? Bikin banyak orang geleng-geleng.
Alih-alih fokus pada kondisi darurat, sang bupati malah ngomongin potensi lahan untuk sawit. Katanya, tekstur tanah di sana halus, kurang cocok buat bahan bangunan, tapi justru ideal buat ditanami kelapa sawit.
Nah, lho.
Menurut sejumlah saksi di lokasi, warga yang mendengar langsung tampak bingung. Mereka masih sibuk berjibaku dengan lumpur tebal, barang-barang yang rusak, dan akses jalan yang putus. Harapan mereka sebenarnya jelas: bantuan cepat, normalisasi jalur, dan dukungan untuk bangkit. Bukan analisis agronomi di saat genting.
Ucapan itu pun menyebar, memicu reaksi beragam. Warganet ramai-ramai mempertanyakan relevansinya. Di tengah situasi seperti ini, komentar pejabat dianggap sebagai sinyal prioritas pemerintah. Apa yang disampaikan langsung menyentuh psikologis warga yang sedang terpuruk.
Artikel Terkait
Inflasi di Daerah Bencana Mulai Reda, Pasokan Barang Kembali Lancar
Selat Hormuz: Ketika Ancaman Lebih Berbahaya Daripada Serangan Itu Sendiri
Gempa 4,4 Magnitudo Guncang Bantul, Trauma 2006 Kembali Terasa
Kampung Haji Indonesia di Makkah: Dari Penginapan Jadi Pusat Dagang Global