"Tetapi saya pastikan, kalau ada tambang atau IUP yang bekerja tidak sesuai dengan kaidah aturan yang berlaku, kita akan memberikan sanksi tegas," ucap Bahlil.
Lalu, bagaimana dengan tambang emas di Tapanuli Selatan yang ramai diperbincangkan? Bahlil menyebut sudah sempat turun ke lokasi. Menurut penjelasannya, operasi tambang itu kini dihentikan sementara. Fokusnya dialihkan untuk membantu para korban.
"Nah, (Tambang) itu di Tapsel. Saya kemarin juga mengecek lokasi itu, ini tambang emas," tandasnya.
Ia lalu mendeskripsikan kondisi geografis sekitar. Ada tiga sungai besar di sana. Sungai yang kebanjiran, katanya, adalah yang ukurannya sedang. Sementara kali di area Martabe justru yang paling kecil. Meski sudah mengecek langsung, Bahlil memilih menunggu laporan final tim evaluasi sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.
"Tim tambang tetap melakukan evaluasi sampai sekarang. Kemarin saya juga cek, tapi tim kami lagi mengecek sampai selesai baru kami memutuskan," pungkasnya.
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Naik Rp35.000, Sentuh Rp3,059 Juta per Gram
Polda Maluku Musnahkan Ribuan Liter Sopi Hasil Operasi Gabungan
Jusuf Kalla Desak Indonesia Berpihak pada Negara Islam dalam Konflik Global
Harga Emas Batangan di Pegadaian Naik Rp33.000 per Gram