Kasus dugaan pemaksaan makan daging anjing terhadap narapidana muslim di sebuah lapas sempat ramai diperbincangkan. Nah, kini ada perkembangan terbaru dari hasil pemeriksaan internal. Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, akhirnya buka suara soal nasib Kalapas yang bersangkutan, Chandra Sudarto.
Menurut Mashudi, setelah ditelusuri, ternyata tidak ada pemaksaan. "Tidak memaksa," tegasnya kepada para wartawan, Kamis lalu.
Lantas, bagaimana cerita sebenarnya? Mashudi membeberkan, saat kejadian itu, Chandra sedang menggelar acara ulang tahun. Suasana santai, ada makan-makan bersama. Di antara hidangan yang tersedia, rupanya ada olahan yang disebut 'B1' istilah untuk daging anjing.
"Jadi intinya itu kalapasnya lagi ulang tahun, jadi makan-makan lah semua. Jadi ceritanya gitu. Nah ini kan khusus yang... tahunya ada makanan yang B1 itu," jelas Mashudi, mencoba meluruskan kronologi.
Artikel Terkait
Dokter Tifa Tantang Transparansi: 709 Dokumen Jokowi Masih Jadi Misteri
Banjir Rendam Cakung, Brimob Sigap Evakuasi Warga dan Dokumen Penting
Tim DVI Ambil Sampel DNA Keluarga Pramugari Korban Musibah Gunung Bulusaraung di Bogor
Menguak Peta Perang Global: Benarkah Islam Biang Keladi Konflik dan Kemiskinan?