Di sisi lain, wali kota juga memberikan instruksi yang cukup konkret. Ia meminta seluruh OPD memperketat pengawasan internal dan meningkatkan kualitas layanan publik. Inovasi digital, katanya, harus diperluas untuk menutup celah-celah penyimpangan yang mungkin terjadi.
“Pastikan setiap program dan anggaran dikelola secara akuntabel. Jalankan tugas dengan jujur, transparan, dan bebas dari gratifikasi maupun pungutan liar. Jadilah teladan bagi seluruh ASN,” tegas Ratu Dewa dengan nada serius.
Tak lupa, ia mendorong dukungan penuh terhadap program Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) dari KPK. Program pencegahan korupsi ini dinilai penting untuk diperkuat di tingkat daerah.
“Saya mengimbau seluruh perangkat daerah untuk mendukung dan menindaklanjuti MCSP dari KPK. Itulah wujud nyata komitmen kita,” pungkasnya menutup arahan.
Pesan-pesan itu menggema di ruangan. Sekarang, tinggal menunggu realisasinya di lapangan. Apakah pertemuan di hotel mewah itu cukup untuk menggerakkan perubahan? Waktu yang akan menjawab.
Artikel Terkait
Target 76 Tahun: Menkes Canangkan Peningkatan Usia Harapan Hidup dan Kualitas Lansia
Amien Rais Mengenang Mohammad Natsir: Pemimpin yang Tak Punya Rumah dan Pesan untuk Zaman Edan
Bupati Pati Sudewo Ditangkap KPK dalam OTT Mendadak
Makam Tujuh Tahun Dibongkar, Tulang Belulang Almarhum Raib di TPU Serang