Bandar Lampung - Tuntutan hukuman akhirnya diajukan. F, mahasiswa Unila berusia 23 tahun, kini menghadapi ancaman kurungan penjara selama 16 tahun. Kasusnya menyedot perhatian: dugaan kekerasan pada anak dan kelalaian yang berujung maut, menyebabkan meninggalnya seorang mahasiswi, S.
Peristiwa tragis ini berawal dari kamar kost di Labuhan Ratu. Pada suatu Kamis di pertengahan Juni lalu, S ditemukan meninggal setelah diduga melangsungkan persalinan secara mandiri. Usianya masih sangat muda.
Di persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Tanjung Karang, jaksa Chandrawaty Rizky dengan tegas menyodorkan tuntutan itu. F dianggap telah melanggar dua aturan sekaligus: Pasal 80 UU Perlindungan Anak dan Pasal 304 KUHP tentang membiarkan seseorang dalam kesengsaraan. Dua pasal berat yang jika digabung, membentuk tuntutan yang panjang.
Artikel Terkait
Rem Blong Truk Kontainer Diduga Picu Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, 2 Tewas
Anak Tinggalkan Adik Bayi di Gerobak Nasi Uduk, Surat Tulisan Tangan Ungkap Alasan
Fajar/Fikri Tersingkir di 16 Besar All England Usai Duel Sengit Tiga Gim
Syahganda Nainggolan: Hanya Soekarno dan Prabowo yang Punya Ideologi Kuat