murianetwork.com - Laut Merah semakin memanas akibat Houthi terus melancarkan serangan kepada kapal yang lewat di lautan Timur Tengah.
Kondisi di Laut Merah kini semakin memanas akibat perang antara Amerika Serikat dan Inggris melawan Houthi Yaman.
Perang tersebut terjadi akibat Houthi menguasai sebagian besar wilayah Yaman dan mengatakan mereka mendukung sekutunya, Hamas, dengan menargetkan kapal-kapal yang menuju ke Israel.
Baca Juga: Pimpinan Houthi Yaman: Kami Tidak Mengusik Lalu Lintas Navigasi Maritim di Laut Merah
Akibat dari serangan di Laut Merah, Amerika Serikat dengan sekutunya Inggris membalas serangan ke pihak Houthi di Yaman.
Kelompok bersenjata Houthi Yaman mengatakan akan terus melakukan serangan terhadap kapal-kapal di Laut Merah meskipun ada sebutan teroris dari Amerika Serikat (AS).
Houthi tidak akan menghentikan serangan mereka ke kapal yang terkait dengan Israel yang melintas di Laut Merah dan Laut Arab.
Artikel Terkait
China Batasi Drama CEO Jatuh Cinta ke Si Miskin, Sebut Sebar Harapan Palsu
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global
Iran Siagakan 400 Unit Tempur, Waspadai Serangan AS-Israel di Tengah Gejolak Dalam Negeri
Kapal Tanker Rusia Disita AS, Moskow Balas dengan Kapal Perang