Di tengah riuh rendah Istora Senayan, Rabu (3/12) lalu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo punya pesan khusus untuk para buruh. Usai dilantik secara resmi sebagai Ketua Dewan Penasihat KSPSI, ia menyampaikan harapannya agar serikat pekerja menunjukkan kedewasaan.
“Saya selaku Kapolri dan sekaligus Ketua Dewan Penasihat, tentunya terus mengajak KSPSI untuk menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi, dan keteladanan dalam menyampaikan aspirasi secara tertib, damai, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Pesan itu bukan sekadar formalitas. Sigit menegaskan, buruh memang punya ruang untuk menyuarakan aspirasi. Tapi, ada satu hal yang tak boleh dilupakan: menjaga ketertiban. Menurutnya, iklim investasi harus tetap dijaga agar roda ekonomi nasional terus berputar.
“Buruh tetap boleh menyampaikan aspirasinya, namun tentu dalam koridor tetap menjaga ketertiban. Kalau tidak, kasihan Pak Kapolri,”
Kalimat terakhir itu disambut gelak tawa hadirin yang memenuhi ruangan. Namun, di balik candaannya, terselip pesan serius.
Ia bahkan menitip pesan untuk masa depan. Bahwa komitmen terhadap gerakan yang konstruktif ini harus tetap hidup, terlepas dari posisinya nanti.
Artikel Terkait
Antusiasme Konser Mewah vs Realita 171 Juta Penduduk Miskin
SP3 Eggi-Damai: Instruksi Istana yang Mengabaikan Aturan Hukum
Dari Brimob ke Medan Ukraina: Kisah Rio dan Taruhan Nyawa Sebagai Tentara Bayaran
Khamenei Tuding AS dan Israel Dalang Kerusuhan, Janji Pertanggungjawaban