“Kecuali sudah tidak jadi Kapolri. Ya, tetap jadi Kapolri ataupun nanti setelah tidak, kalau Pak Listyo Sigit masih jadi Ketua Dewan Penasihat, saya titip, gerakan buruh tetap berjalan secara tertib dan konstruktif. Setuju?” tanya Sigit.
“Setuju!”
Jawaban serempak itu menggema dari anggota KSPSI yang hadir dalam Rapimnas 2025 tersebut.
Di sisi lain, Sigit tak memandang remeh peran buruh. Ia menyebut mereka sebagai pilar penting perekonomian nasional yang perlu terus dirawat kesejahteraannya. Itulah mengapa, dalam forum yang sama, ia tak ragu menyatakan kesediaannya memimpin dewan penasihat.
“Oleh karena itu, hari ini saya menyetujui, di atas panggung ini, di hadapan rekan-rekan, untuk menjadi Ketua Dewan Penasihat KSPSI,”
Dengan langkah ini, seolah ada benang yang coba ditenun: antara tuntutan ketertiban dan hak bersuara, antara peran sebagai penjaga hukum dan mitra dialog. Hanya waktu yang bisa menjawab bagaimana keseimbangan itu nantinya benar-benar terwujud di lapangan.
Artikel Terkait
Waspada Hujan dan Angin Kencang, Wajo Berpotensi Alami Suhu Ekstrem
Perempuan Tewas Tertimpa Tembok Roboh di Karangpilang
Tiga Tewas, Satu Hilang dalam Insiden Kapal Terbalik di Perairan Batam
Tiongkok Desak Penghentian Operasi Militer di Timur Tengah, Khawatir Konflik Meluas