Medan yang terjal dan cuaca buruk sempat menghambat distribusi bantuan ke pelosok Aceh. Namun, di tengah segala kesulitan itu, muncul suara-suara hangat dari warga. Mereka menyampaikan pesan dukungan langsung untuk Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, yang akrab disapa Mualem.
Pesan-pesan itu bukan sekadar kata-kata. Menurut sejumlah saksi, ada kedekatan emosional yang nyata terasa antara sang pemimpin dan orang-orang yang dipimpinnya. Rasanya seperti satu keluarga besar yang sedang berjuang bersama.
Ungkapan dukungan itu pun dengan cepat menjadi simbol. Sebuah simbol solidaritas di kala susah, sekaligus harapan kolektif agar Mualem tetap tegar menghadapi beratnya tantangan. Masyarakat Aceh seakan ingin bilang, "Kami di sini, Pak."
Artikel Terkait
Prabowo Gelar Pertemuan Tertutup dengan Tokoh Oposisi
Di Balik Rerimbunan Srengseng, Babeh Icam Bertahan Setia Meski Demam Akik Sudah Redup
Kredibilitas Pasar Modal Indonesia Terancam, MSCI Siap Turunkan Status
Kisah Tukang Es Gabus: Simpati yang Menguap Saat Korban Berbalik Ngelunjak