Jakarta – Geliat pencarian kerja di ibu kota kembali terlihat. Kali ini, PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta menggandeng Kementerian Ketenagakerjaan untuk menggelar sebuah festival rekrutmen. Acara bertajuk Transjakarta Ecosystem Hiring Festival ini tujuannya jelas: membuka lapangan kerja di sektor transportasi publik.
Bukan sekadar bazar lowongan biasa. Festival ini diharapkan bisa jadi wadah, terutama bagi anak-anak muda yang punya semangat, untuk ikut membangun layanan transportasi yang lebih modern. Lebih aman, dan tentu saja, bisa dinikmati oleh semua kalangan.
Mayangsari Dian Irwantari, Direktur Keuangan, SDM, dan Umum Transjakarta, melihat ini sebagai langkah strategis. Menurutnya, penguatan ekosistem transportasi publik harus dimulai dari sumber daya manusianya. Butuh orang-orang kompeten di dalamnya.
"Hingga saat ini lebih dari 800 pelamar telah mendaftar. Pada hari Jumat kemarin sekitar 60 kandidat mengikuti proses walk-in interview. Kami mengapresiasi antusiasme para talenta muda yang ingin berkontribusi bagi kemajuan transportasi Jakarta,"
ujar Mayangsari dalam rilis tertulisnya, Sabtu (7/3/2026).
Proses seleksinya sendiri dibuat terbuka. Mereka mengandalkan walk-in interview, jadi para pelamar bisa datang langsung. Cara ini dinilai transparan. Kandidat yang berhasil nantinya diharapkan bisa segera bergabung untuk mendongkrak kualitas layanan transportasi ibu kota.
Perlu diingat, Transjakarta sendiri sedang dalam proses transformasi besar-besaran. Lini bisnisnya tak cuma soal menggerakkan bus, tapi juga penguatan sistem teknologi. Makanya, lowongan yang dibuka beragam. Dari posisi operasional seperti pramudi, sampai yang berbau teknis di bidang informasi dan teknologi.
"Fokus kami saat ini adalah pengembangan sistem teknologi layanan. Kehadiran talenta baru, khususnya di bidang IT, akan menjadi energi tambahan untuk meningkatkan kualitas layanan yang sedang kami kembangkan,"
tambah Mayangsari.
Pada akhirnya, festival rekrutmen seperti ini menunjukkan sinergi yang cukup baik. Pemerintah dan industri bersatu untuk satu tujuan: tingkatkan kualitas SDM dan buka lapangan kerja seluas-luasnya.
Transjakarta berharap, lewat seleksi yang ketat dan profesional, mereka dapat merekrut tenaga-tenaga terampil. Tenaga yang nantinya akan menjadi tulang punggung untuk menjaga layanan transportasi publik yang andal dan berkelanjutan bagi warga Jakarta.
Artikel Terkait
Formappi Peringatkan DPR Soal Risiko Intervensi Hukum dari Audiensi Istri Nadiem
Wakil Ketua MPR: Kebebasan Berpikir Perempuan Masih Jauh dari Kenyataan
Delapan Pejabat Kemnaker Divonis Penjara hingga 7,5 Tahun dalam Kasus Pemerasan Izin TKA
Kementerian Haji Luncurkan Aplikasi Kawal Haji untuk Saluran Pengaduan Terintegrasi