Selain pembukaan oleh presiden, acara puncak di Yogyakarta nanti juga akan dimeriahkan dengan pertunjukan seni budaya. Beberapa program antikorupsi nasional akan diluncurkan, dan yang tak kalah penting, hasil Survei Penilaian Integritas atau SPI untuk tahun 2025 akan diumumkan ke publik.
Lalu, bagaimana dengan mantan presiden? Apakah mereka juga diundang?
Pertanyaan ini dijawab lugas oleh Setyo. Menurutnya, undangan disesuaikan strictly dengan kegiatan. Untuk mantan presiden, termasuk Joko Widodo alias Jokowi, tampaknya tidak masuk dalam daftar.
"Sudah tidak ada undangan yang diberikan kepada beliau (Jokowi)," pungkas Setyo.
Jadi, fokusnya jelas pada presiden petahana. Kehadiran Prabowo di Yogyakarta nanti, jika terwujud, tentu akan memberi pesan kuat tentang komitmen pemerintahan yang baru dalam melanjutkan perang melawan korupsi. Kita lihat saja nanti.
Artikel Terkait
Bone Siapkan Empat Bus Sekolah Ber-AC, Dikawal Satpol PP
Perantau Indonesia di Malaysia Rayakan Ramadan dengan Rindu dan Adaptasi Budaya
Cuaca Makassar Didominasi Berawan, Waspada Hujan Ringan Sporadis
Wolverhampton Wanderers Kalahkan Liverpool 2-1 dengan Gol Injury Time