Selain pembukaan oleh presiden, acara puncak di Yogyakarta nanti juga akan dimeriahkan dengan pertunjukan seni budaya. Beberapa program antikorupsi nasional akan diluncurkan, dan yang tak kalah penting, hasil Survei Penilaian Integritas atau SPI untuk tahun 2025 akan diumumkan ke publik.
Lalu, bagaimana dengan mantan presiden? Apakah mereka juga diundang?
Pertanyaan ini dijawab lugas oleh Setyo. Menurutnya, undangan disesuaikan strictly dengan kegiatan. Untuk mantan presiden, termasuk Joko Widodo alias Jokowi, tampaknya tidak masuk dalam daftar.
"Sudah tidak ada undangan yang diberikan kepada beliau (Jokowi)," pungkas Setyo.
Jadi, fokusnya jelas pada presiden petahana. Kehadiran Prabowo di Yogyakarta nanti, jika terwujud, tentu akan memberi pesan kuat tentang komitmen pemerintahan yang baru dalam melanjutkan perang melawan korupsi. Kita lihat saja nanti.
Artikel Terkait
Kubah Masjid: Jejak Akulturasi Islam dan Kearifan Lokal Nusantara
Siap Sambut Imlek 2026, Ini Ucapan Bahasa Inggris yang Tak Biasa untuk Tahun Kuda Api
Isra Mikraj: Cermin Ujian Iman dalam Perjalanan Hidup Manusia
Dahlan Iskan dan Gelar yang Tak Pernah Diminta