Bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda Aceh, dan kabupaten Aceh Tamiang termasuk yang paling parah terdampak. Sejak Rabu (26/11) lalu, bencana ini telah merusak dua belas kecamatan di wilayah itu.
Dari udara, pemandangannya suram. Meski air mulai perlahan-lahan surut, genangan masih terlihat luas. Yang lebih memilukan, rumah-rumah warga tampak porak-poranda diterjang derasnya air dan material longsor.
Bupati setempat, Armia Fahmi, mengaku timnya masih kesulitan menjangkau korban.
Artikel Terkait
Pesawat ATR 400 Hilang Kontak di Maros, 11 Orang dalam Penerbangan Yogyakarta-Makassar
Pohon Kebaikan Wan Daud: Puisi untuk Membangkitkan Singa Islam yang Tertidur
Dari Aceh ke Donbass: Kisah Briptu yang Desersi dan Jadi Tentara Bayaran Rusia
Senator Papua Kritik Lembaga Baru: Papua Butuh Dialog, Bukan Birokrasi