“Dan itu saya pikir positif,” lanjutnya. “Untuk membuat semakin rapi, semakin teratur. Kemudian tidak macet karena di situ daerah macet, daerah padat penduduk. Dengan dibuat one way, saya yakin dan percaya akan menjadi lebih tertib berlalu lintas, lebih aman. Tidak ada lagi yang nyelonong ke kiri-kanan.”
Argumennya sederhana tapi terdengar mendesak. Kawasan itu memang dikenal padat, lalu lintasnya seringkali tak karuan. Dengan sistem satu arah, harapannya arus kendaraan akan lebih lancar dan terprediksi. Kebijakan ini, jika diterapkan, akan mengubah kebiasaan ribuan pengendara yang melintas di sana setiap hari.
Dukungan dari tingkat provinsi ini tentu memberi angin segar bagi wacana yang sudah lama digulirkan. Namun begitu, implementasinya nanti pasti butuh koordinasi lebih lanjut dan sosialisasi yang masif. Jalan Sungai Raya Dalam memang kecil, tapi dampak perubahan aturannya bisa besar bagi warga di kedua wilayah.
Artikel Terkait
Menteri Pertahanan Israel Ancam Eliminasi Calon Pengganti Pemimpin Tertinggi Iran
Anggota Polsek Panakkukang Ditahan sebagai Tersangka Kasus Tewasnya Remaja di Makassar
Manchester City Ditahan Imbang Nottingham Forest 2-2 di Etihad
Hujan Deras dan Angin Kencang Tumbangkan Puluhan Pohon, Rusak Kendaraan di Bandung