Turki Panggil Dubes Iran, Protes Rudal yang Nyaris Masuk Wilayah Udara

- Kamis, 05 Maret 2026 | 10:55 WIB
Turki Panggil Dubes Iran, Protes Rudal yang Nyaris Masuk Wilayah Udara

Ankara bergerak cepat. Menanggapi insiden rudal Iran yang nyaris melintasi wilayah udaranya, pemerintah Turki tak ragu memanggil Duta Besar Iran. Langkah ini jelas bentuk protes, sekaligus peringatan keras agar Teheran tidak memperluas konflik yang sedang memanas.

Insiden ini terjadi di tengah ketegangan yang sudah memuncak. Sejak akhir pekan, Iran terlibat baku tembak dengan Amerika Serikat dan Israel. Teheran tak tinggal diam, mereka melancarkan serangan balasan ke target Israel, bahkan ke negara-negara Teluk yang dianggap menampung aset militer AS.

Menurut laporan Kementerian Pertahanan Turki, sebuah amunisi balistik yang ditembakkan dari Iran sempat terdeteksi. Proyektil itu melintasi wilayah Irak dan Suriah sebelum akhirnya mengarah ke udara Turki. Namun, ancaman itu tak berlangsung lama. Unit pertahanan udara dan rudal NATO yang berjaga di Mediterania Timur berhasil mencegat dan menetralisir rudal tersebut sebelum menyebabkan kerusakan.

Sebagai anggota NATO, langkah ini memperlihatkan aliansi pertahanan kolektif tetap berfungsi.

Menurut sumber diplomatik Turki yang dikutip Anadolu Agency dan AFP, protes itu disampaikan langsung ke duta besar Iran pada Kamis (5/3/2026). Ankara menyampaikan "reaksi dan kekhawatiran" mereka secara resmi.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar