Dengan kata lain, situasi di lapangan dinilai jauh lebih mendesak. Lasarus menegaskan, prioritas saat ini jelas berada di tangan para mitra kerjanya yang sedang bertugas di lokasi bencana.
“Oleh karenanya, karena lapangan kami anggap jauh lebih penting daripada kami rapat di sini, maka kami putuskan rapat ini ditunda,” sambungnya.
Bukan cuma Menhub yang absen. Kepala Basarnas pun disebut sedang memimpin operasi pencarian dan pertolongan di daerah-daerah yang baru saja bisa diakses. Jadi, wajar saja kalau rapat di ruang ber-AC itu akhirnya disisihkan.
Lasarus memandang, keputusan ini adalah yang paling tepat. Fokus pemerintah dan lembaga terkait, untuk saat ini, lebih baik dialihkan sepenuhnya kepada penanganan korban dan pemulihan pasca-bencana.
Artikel Terkait
23 Desa di Kendal Terendam, Ribuan Rumah Tergenang Banjir
Ketika Mesin Pintar, Apakah Kita Masih Benar-Benar Belajar?
Video Pengeroyokan Picu Dua Laporan Hukum di SMKN 3 Berbak
ETLE Genggam Resmi Beraksi, Pelanggar Lalin Jakarta Waspada