Selama dua pekan penuh, rombongan pimpinan NasDem blusukan ke berbagai daerah di Pulau Jawa. Safari Ramadan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Umum partai, Saan Mustofa. Agenda utamanya sederhana: bersilaturahmi. Tapi bukan sekadar kunjungan biasa. Mereka menjumpai kader, mendatangi para kiai, dan berbincang dengan masyarakat langsung.
Lantas, kenapa Jawa yang jadi sasaran?
"Jawa punya 39 daerah pemilihan," jelas Saan, Sabtu lalu. "Nah, dari pemilu 2024 kemarin, 27 Dapil itu sudah kita isi. Masih sisa 12 yang kosong. Rinciannya, empat di Jawa Timur, tiga di Jawa Tengah, dan tiga lagi di Jawa Barat."
Wilayah Jawa, tak bisa dipungkiri, memang penyumbang kursi terbanyak. Itulah alasan kuat di balik safari ini. Di sisi lain, ini juga jadi momentum untuk merangkul simpati dan mendongkrak elektabilitas partai di wilayah yang dianggap krusial ini.
Soal elektabilitas, Saan membeberkan data yang cukup menarik. "Rata-rata kita di angka 6 persen pasca pemilu terakhir. Kalau lihat trennya, pemilu pertama dan kedua kita cuma dapat 2,5 sampai 3 persen. Nah, di pemilu ketiga ini naik signifikan, hampir 100 persen, jadi 6 persen."
Tapi angka nasional itu ternyata tak merata. Begitu diturunkan ke level Jawa, angkanya melorot. "Rata-ratanya cuma sekitar 2 persen di Jawa. Jauh di bawah rata-rata nasional kita," ungkapnya.
Menurut Saan, ini adalah pekerjaan rumah yang besar. "Gap-nya luar biasa. Ini PR besar yang harus kita tangani. Instruksi dari Ketua Umum jelas: Jawa harus jadi fokus perhatian seluruh kader NasDem menuju 2029. Kalau Jawa selama ini jadi basis yang lemah, ya itu yang kita perbaiki."
Target jangka panjangnya ambisius. Surya Paloh selaku Ketua Umum Partai NasDem dikatakan menargetkan 100 kursi DPR RI pada pemilu 2029 mendatang.
"Target Ketua Umum itu 100 kursi dan masuk tiga besar," kata Saan dengan tenang. "Memang, dari tiga pemilu sebelumnya, posisi tiga besar belum tercapai. Kursi 100 juga belum. Tapi kita makin mendekat."
Ia lalu merinci progresnya. "Di pemilu pertama, kita terpaut 64 kursi dari target. Pemilu kedua, selisihnya 42 kursi. Terakhir, pemilu ketiga, hanya kurang 31 kursi. Jadi memang semakin dekat. Begitu juga peringkat, dari posisi ke-9, lalu naik ke empat, dan terakhir bertahan di empat besar. Target tiga besar? Bukan hal mustahil, karena perjalanan perolehan suara kita sudah semakin mendekati."
Dalam kesempatan terpisah, Saan punya pesan khusus untuk kader NasDem di Jawa Barat. Ia meminta mereka tetap solid. Targetnya adalah memenangkan posisi ketiga untuk NasDem, baik di Jabar maupun secara nasional.
"Ini ikhtiar kita bersama," pungkasnya. "Target Ketua Umum adalah target kita semua: masuk tiga besar. Yuk, kelola partai ini dengan serius. Saya ajak kita teguhkan komitmen dan tekad. Untuk 2029, NasDem Jabar harus di posisi tiga besar, semua Dapil terisi, dari level DPR RI hingga kabupaten dan kota."
Artikel Terkait
Hardiknas 2026 Bukan Hari Libur Nasional, Namun Bertepatan dengan Akhir Pekan
KAI Catat Kenaikan Angkutan Peti Kemas 14,57% di Kuartal I/2026, Dorong Logistik Berbasis Rel
Pemkot Bogor Siapkan Bantuan Hukum untuk 14 Anggota Satpol PP Korban Gadai SK oleh Atasan
Polisi Bongkar Jaringan Pengiriman TKI Ilegal di Dumai, 68 Orang Diamankan