Dari AY, penyitaan juga dilakukan. Polisi menyita dua paket sabu dengan berat lebih besar, 3,11 gram bruto. Barang bukti pendukung seperti timbangan digital, alat hisap, korek api, pipet, dan sebuah tas kecil turut diamankan.
Di hadapan petugas, kedua tersangka tak bisa berkutik. Mereka mengakui kepemilikan atas semua barang haram itu. Kini, FA dan AY terancam hukuman berat. Mereka dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) dan/atau Pasal 114 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Penangkapan ini, meski di daerah terpencil, menunjukkan betapa jaringan peredaran sabu sudah merambah ke mana-mana. Di sisi lain, ini juga jadi bukti komitmen polisi untuk terus memburu para bandar hingga ke akarnya.
“Kami tegaskan komitmen pemberantasan narkoba ini,” pungkas Kapolsek. Masyarakat pun diimbau untuk proaktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, Vinícius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral