Jakarta Lewat sebuah pernyataan yang beredar, Imam Besar Habib Rizieq Syihab memberikan saran khusus untuk komika Pandji Pragiwaksono. Ia menyarankan Pandji untuk segera bertobat dan meminta maaf secara terbuka kepada umat Islam. Hal ini terkait dengan dugaan penistaan agama yang menyeret nama komika tersebut.
Bagi Habib Rizieq, urusan seperti ini tak bisa sekadar diakhiri dengan ajakan berdamai. Tanpa pengakuan salah dari pihak yang dituding, semuanya terasa hambar. Menurutnya, langkah pertama yang wajib dilakukan adalah mengakui kekhilafan, lalu memohon maaf secara jelas dan tegas.
“Bukan damai, tetapi penista agama wajib taubat dan minta maaf kepada umat Islam. Selesai,”
Begitu penegasan Habib Rizieq, seperti dikutip dari Suara Islam pada Selasa (20/1/2026).
Ia lantas menyebut beberapa contoh. Sejumlah tokoh publik, sebut saja Ahmad Dhani, Mantan Bupati Bogor Iwan Setiawan, dan Suswono dari PKS, pernah berada dalam situasi serupa. Mereka, kata Habib Rizieq, memilih mengakui kesalahan dan meminta maaf. Sikap seperti itu dinilainya jantan, terhormat, dan menunjukkan kedalaman iman.
Di sisi lain, ia juga mengingatkan pada kasus Pendeta Gilbert di tahun 2024. Saat itu, sang pendeta mengakui kekeliruan dan meminta maaf lewat perantara MUI. Alhasil, kasusnya tak sampai berujung di meja hijau.
Pendekatan awal dalam hal-hal seperti ini, tegas Habib Rizieq, selalu melalui dakwah dan nasihat. Itu langkah pertama. Namun begitu, jika nasihat tak digubris dan tak ada tanda-tanda tobat serta permintaan maaf, maka jalan lain akan ditempuh.
“Jika tidak bertaubat dan meminta maaf, kami akan lanjut ke tingkat hisbah, yaitu amar ma’ruf nahi munkar melalui proses hukum sesuai undang-undang yang berlaku,”
Pernyataannya kali ini jelas dan tanpa basa-basi, menegaskan bahwa opsi hukum tetap terbuka lebar.
Artikel Terkait
PBVSI Umumkan 14 Pemain Timnas Voli Putra untuk AVC Cup 2026 di India
Menteri Agama: Media Arus Utama Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa di Tengah Derasnya Informasi
Indonesia Siap Jadi Pusat Dialog Islam Moderat Dunia Lewat Konferensi Imam Masjid Internasional 2026
Andi Taletting Langi Resmi Pimpin IKA Ilmu Politik Unhas, Canangkan Lima Program Prioritas