Banjir bandang yang menerjang Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menyisakan banyak pertanyaan. Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) kini menyoroti satu dugaan serius: apakah aksi pembalakan liar turut bermain dalam tragedi ini?
Anang, perwakilan satgas, mengaku pihaknya masih mengumpulkan data. "Yang jelas, nantikan dari fakta-fakta di media akan di... maksudnya nanti akan didalami," ujarnya kepada wartawan, Senin lalu. Nadanya terkesan hati-hati.
Ia menambahkan, semua informasi dari lapangan akan diteliti dengan saksama. Jika ternyata ada pelanggaran, ya, proses hukum akan dijalankan. "Ketika nanti ada di situ ada unsur kesengajaan, pastinya penegak hukum ke depan akan mengambil tindakan hukum," tegas Anang.
Memang, bencana ini tak bisa begitu saja disebut murni ulah alam. Badai Senyar mungkin pemicu, tapi banyak yang curiga akar masalahnya lebih dalam. Lihat saja gelondongan kayu yang ikut hanyut dan berserakan di beberapa lokasi. Itu sinyal yang sulit diabaikan.
Di sisi lain, suara evaluasi juga datang dari parlemen.
Artikel Terkait
Analisis Telematika: Operasi Gabungan CIA-Mossad di Balik Wafatnya Pemimpin Spiritual Iran
Harga Emas Perhiasan Stabil di Pasar Domestik, Puncak Rp2,6 Juta per Gram
BMKG Prakirakan Hujan Guyur Sebagian Besar Sulsel Sepanjang Minggu
Bahlil Lahadalia Sindir Penambahan Kursi Saat Nuzulul Quran, MUI: Jangan Bikin Candaan Agama