Nasyrah bercerita, kini mereka cuma bisa mengandalkan sisa-sisa logistik yang ada. Warga di pengungsian saling berbagi, saling menopang, sambil berharap bantuan segera tiba. Namun harapan itu terasa jauh.
Mirip Tsunami
Yang mengerikan, kerusakan yang ditimbulkan banjir ini disebut-sebut sangat parah. Bahkan, mirip dengan dahsyatnya tsunami yang melanda Aceh tahun 2004 silam.
Di akhir percakapan, suaranya terdapat desakan yang mendesak.
Permohonan itu menggantung, sebuah seruan dari tengah keterputusan.
Artikel Terkait
Parkir Darurat Banjir Dihargai Rp1,5 Juta, Mobil Tetap Terendam
23 Desa di Kendal Terendam, Ribuan Rumah Tergenang Banjir
Ketika Mesin Pintar, Apakah Kita Masih Benar-Benar Belajar?
Video Pengeroyokan Picu Dua Laporan Hukum di SMKN 3 Berbak