Banjir bandang masih menggenangi Aceh Tamiang. Sudah berhari-hari, air tak kunjung surut. Wilayah ini jadi salah satu yang paling menderita dan, sampai detik ini, masih terisolasi dari dunia luar.
Kondisi memilukan itu diungkapkan oleh Khairun Nasyrah, seorang warga Stabat, Sumatera Utara, yang lokasinya berbatasan langsung dengan kabupaten yang tengah dilanda bencana itu.
Seluruh keluarga besarnya masih terjebak di sana.
Katanya, Senin lalu. Menurut penuturannya, bantuan sempat sekali masuk lewat helikopter sekitar pekan lalu. Tapi itu saja jelas tak cukup. Faktanya, ketinggian air di sejumlah titik masih sangat mengkhawatirkan.
Ia menggambarkan situasi di tempat pengungsiannya.
Artikel Terkait
Pengacara Desak Ayah Korban Kekerasan di Sukabumi Diperiksa, Diduga Biarkan Anak dalam Bahaya
Polisi Siapkan 10 Ruas Tol Fungsional untuk Antisipasi Macet Mudik Lebaran 2026
DPRD Sulsel dan Tim Teknis Temukan Ketebalan Aspal Jalan Hertasning Sesuai Standar
Dua Aktivis Pati Bebas Bersyarat Usai Divonis 6 Bulan Penjara