Banjir bandang masih menggenangi Aceh Tamiang. Sudah berhari-hari, air tak kunjung surut. Wilayah ini jadi salah satu yang paling menderita dan, sampai detik ini, masih terisolasi dari dunia luar.
Kondisi memilukan itu diungkapkan oleh Khairun Nasyrah, seorang warga Stabat, Sumatera Utara, yang lokasinya berbatasan langsung dengan kabupaten yang tengah dilanda bencana itu.
Seluruh keluarga besarnya masih terjebak di sana.
Katanya, Senin lalu. Menurut penuturannya, bantuan sempat sekali masuk lewat helikopter sekitar pekan lalu. Tapi itu saja jelas tak cukup. Faktanya, ketinggian air di sejumlah titik masih sangat mengkhawatirkan.
Ia menggambarkan situasi di tempat pengungsiannya.
Artikel Terkait
Parkir Darurat Banjir Dihargai Rp1,5 Juta, Mobil Tetap Terendam
23 Desa di Kendal Terendam, Ribuan Rumah Tergenang Banjir
Ketika Mesin Pintar, Apakah Kita Masih Benar-Benar Belajar?
Video Pengeroyokan Picu Dua Laporan Hukum di SMKN 3 Berbak