Hingga kini, akses menuju Kabupaten Aceh Tengah masih benar-benar terputus. Jalur darat sama sekali tidak bisa dilalui. Letjen TNI Suharyanto, sang Kepala BNPB, menegaskan hal ini pada Minggu (30/11).
"Aceh Tengah ini belum bisa diakses via darat karena jalan nasional Bireuen-Takengon masih putus,"
Begitu penjelasannya. Situasinya memang masih sangat sulit.
Di sisi lain, ada sedikit kabar baik soal komunikasi. Layanan telekomunikasi di Aceh Tengah perlahan mulai pulih, meski jangan dibayangkan sudah normal betul. Sinyal masih terbatas dan tim teknis terus bekerja keras memperbaikinya.
"Sudah bisa berkomunikasi dengan pejabat dan personel BNPB yang sudah masuk ke Aceh Tengah," ujar Suharyanto. "Tapi untuk komunikasi secara masyarakat banyak ini belum lancar,"
Tambahan lagi, nasib serupa juga dialami oleh Kabupaten Bener Meriah. Akses daratnya pun masih terblokir total. Penyebabnya sama: ruas jalan nasional penghubung Bener Meriah dan Aceh Tengah juga putus.
"Bener Meriah juga masih putus," ucapnya singkat.
Sementara itu, data korban terus bertambah dan sungguh memilukan. Di Sumatra Utara, tercatat 217 jiwa meninggal dunia. Sedangkan 209 warga lainnya masih dinyatakan hilang, nasibnya belum diketahui.
Di Aceh, angka korbannya mencapai 96 orang meninggal. Yang hilang ada 75 orang. Lalu, di Sumatra Barat, situasinya tak kalah parah: 129 warga meninggal dan 118 orang lainnya masih dicari.
Artikel Terkait
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang
Braga dan Freiburg Bersaing Ketat di Semifinal Liga Europa, Leg Kedua Jadi Penentu