Gubernur Lampung Gelar Ngopi Pagi, Ajak 250 Pelaku Usaha Pacu Ekonomi

- Rabu, 26 November 2025 | 16:06 WIB
Gubernur Lampung Gelar Ngopi Pagi, Ajak 250 Pelaku Usaha Pacu Ekonomi

Memang, pertanian masih menjadi andalan. Ditopang juga oleh industri pengolahan dan perdagangan, ketiganya menyumbang hampir 60% terhadap PDRB. Produksi padi Lampung pun tak bisa dianggap remeh mencapai 2,79 juta ton dengan nilai ekonomi sekitar Rp19,5 triliun, menempatkannya di peringkat keenam secara nasional.

Namun begitu, pemerintah tak mau berpuas diri. Strategi jangka panjang terus digodok, dengan fokus pada penguatan hilirisasi dan agroindustri. Infrastruktur juga menjadi perhatian utama. Ambil contoh proyek KMP Dalom 1 yang dihadirkan lewat skema KPBU. Tujuannya jelas: memperlancar konektivitas dan distribusi logistik antarwilayah.

Gubernur juga memaparkan bahwa perbaikan infrastruktur akan diprioritaskan pada jalur distribusi komoditas. Ini penting agar hasil bumi dan produk lokal bisa bergerak lebih lancar, lebih cepat.

"Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Pelaku usaha memiliki peran besar dalam menciptakan nilai ekonomi dan lapangan kerja di Lampung," tegas Mirza.

Ia pun berjanji untuk menjaga iklim usaha yang sehat dan memberikan kepastian berusaha. Harapannya, dengan kondisi yang kondusif, investasi dan geliat ekonomi bisa makin terdongkrak.

Di akhir pertemuan, Mirza mengajak semua pihak akademisi, media, komunitas, dan tentu saja pelaku usaha untuk bergandengan tangan. Visinya jelas: membawa Lampung menuju Indonesia Emas dengan ekonomi yang inklusif dan SDM yang unggul.

"Mari bantu saya mewujudkan Lampung yang lebih baik dan lebih maju ke depan. Ini rumah kita sama-sama, menjadi kebanggaan kita semua," ajaknya.

Pertemuan pagi itu pun ditutup dengan harapan baru. Bukan sekadar seremonial, tapi langkah nyata menuju kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah dan pelaku usaha.


Halaman:

Komentar