M. Ikbal, salah seorang petugas Damkar di lokasi, mengonfirmasi betapa besar api sudah mereka hadapi.
"Kami tiba api sudah besar. Penyebab kebakaran belum dapat kami pastikan tapi dugaan sementara karena korsleting listrik," ujarnya, menjelaskan situasi saat itu.
Setelah api padam dan asap menipis, sebuah tragedi pilu terungkap. Di dalam puing-puing bangunan yang hangus, ditemukan tiga jenazah. Mereka adalah satu keluarga: Bahria (57), seorang nenek, bersama dua cucunya yang masih belia, Fitrah (10) dan Naya yang baru berusia 4 tahun.
Sayangnya, mereka tidak sempat menyelamatkan diri. Terjebak di dalam rumah saat api membesar dengan cepat, harapan untuk keluar hidup-hidup pun pupus. Menurut penuturan warga dan petugas di lapangan, indikasi terkuat penyebab musibah ini adalah arus pendek listrik. Sebuah dugaan yang masih perlu penyelidikan lebih lanjut, namun telah merenggut nyawa yang tak ternilai.
Artikel Terkait
Cemburu Buta dan Percakapan WhatsApp yang Tak Terhapus, Suami Tewaskan Istri di Bekasi
Pakar Hukum Tata Negara Sindir Wacana Pilkada Lewat DPRD: Itu Bumerang, Politik Uang Malah Makin Mudah
Kantin Ibu Tatang: Warung Legendaris di Sekeloa yang Hangatkan Hati dan Perut Mahasiswa
Presiden Prabowo Sindir Pekerjaan Sebar Pesimisme: Dibayar Dollar, Tapi Jangan di Jepang