Di kompleks DPR-MPR Senayan, Selasa lalu, suara Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin terdengar lantang menyoroti sebuah persoalan yang menurutnya kian mengkhawatirkan: maraknya kasus bullying di kalangan generasi muda. Ia tak segan menyebut bahwa dampak dari aksi semacam ini bisa sangat merusak, bahkan menghantui masa depan anak-anak Indonesia.
"Bullying ini, buat saya sebagai orang yang muda, itu berbahaya sekali," ujarnya dengan nada serius.
"Bukan cuma menghancurkan, tapi benar-benar merusak. Bisa menghantui masa depan generasi muda kita."
Menurut Sultan, langkah antisipasi harus lebih digencarkan. Ia menilai, pengawasan harus diperketat bahkan hingga level desa. Di sisi lain, struktur pemerintahan desa yang kini semakin digital dinilainya bisa jadi modal bagus untuk memantau berbagai kejadian dengan lebih cepat. Tapi, ia tak ingin semuanya berjalan reaktif.
"Setiap saat sebenarnya praktik apa pun yang terjadi di negara kita pasti cepat tertangkap. Tapi kan kita enggak mau justru setelah kejadian baru kita bergerak," katanya.
"Kalau bisa sih antisipasi. Makanya pengawasan harus diperketat."
Artikel Terkait
Jadwal Imsak dan Salat Hari Ini di Medan: Imsak Pukul 05:12 WIB
Atap Perpustakaan SD di Bondowoso Ambruk, Seluruh Koleksi Hancur
Jenazah Alex Noerdin Akan Disemayamkan di Masjid Agung Palembang Atas Permintaan Masyarakat
Kemendagri Dorong Jateng Gunakan Policy Brief untuk Kebijakan Berbasis Bukti