Dari Cirebon, KH Imam Jazuli, pengasuh Pesantren Bina Insan Mulia, menyatakan dukungannya terhadap keputusan Syuriah PBNU yang memberhentikan KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dari posisi Ketua Umum. Dukungan ini ia sampaikan meski ada upaya perlawanan dari Gus Yahya sendiri.
Menurutnya, langkah yang diambil Syuriah PBNU ini merupakan road map terbaik untuk organisasi.
“Yang perlu dicatat, meskipun Gus Yahya berusaha melawan, upayanya itu gagal total,” ujarnya.
Ia menambahkan, Gus Yahya dinilai tak lagi mendapat dukungan, baik secara struktural maupun kultural. Buktinya, dari undangan yang disebar ke seluruh PWNU, hanya 11 ketua yang hadir. Sementara itu, dari 76 ulama yang diundang, cuma 5 orang yang datang.
Artikel Terkait
Demokrasi di Era Kebisingan: Ketika Politik Indonesia Hanya Jadi Tontonan
Kembang Api dan Teriakan untuk Pahlavi Warnai Malam Teheran yang Masih Bergejolak
Gemblengan Semi-Militer Siapkan 1.500 Petugas Haji Tangguh
Pramono Anung Tegaskan JPO Sarinah Akan Dibangun Kembali, Utamakan Akses Difabel