Cuaca di sekitar Gunung Bulusaraung masih terus menghambat. Tim SAR yang berusaha mencari korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Pangkep, Sulsel, harus berjuang melawan hujan dan medan yang terjal. Menghadapi kendala itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, akhirnya meminta bantuan khusus.
“Hari ini kita bersurat ke BMKG, bermohon agar dilakukan modifikasi cuaca,” ujar Sudirman saat berbincang dengan para wartawan, Senin (19/1).
Permintaan itu bukan tanpa alasan. Menurutnya, kondisi alam saat ini benar-benar mempersulit upaya pencarian dan evakuasi. Cuaca buruk, ditambah kontur gunung yang ekstrem, membuat operasi berjalan sangat lambat.
“Makanya, modifikasi cuaca ini sangat penting,” sambungnya. Ia berharap langkah itu bisa segera melancarkan proses, dari awal pencarian hingga korban berhasil dievakuasi.
Artikel Terkait
SBY Beri Peringatan: Dunia di Ambang Prahara, PBB Harus Bergerak Cegah Perang Global
Basarnas Temukan Lokasi Jatuh Pesawat, Evakuasi Korban Dihadang Kabut Tebal
Polisi Dituding Berdiri di Bawah Sandal dalam Kasus Ijazah Mantan Presiden
Guru PPPK Cianjur Aniaya Nenek Tetangga Demi Lunasi Utang Judi Online