Karena itu, ia meminta agar guru tidak terus-menerus dibebani dengan tekanan. Orang tua harus aktif berkomunikasi, ikut memantau perkembangan anak di sekolah, dan membangun kolaborasi.
"Berilah kesempatan guru membantu mendidik anak dengan cara terbaik, perbaiki komunikasi, kerja sama, dan saling menghargai," ujarnya.
Di sisi lain, tantangan yang dihadapi guru di era sekarang ini makin berat saja. Mu'ti menyebut guru tak sekadar mengajar, tapi juga menjadi agen peradaban di tengah kompleksitas masalah yang kian ruwet.
"Guru adalah agen pembelajaran dan peradaban, guru mengemban tugas profetik, mencerdaskan, membangun nalar kritis, hati yang jernih, dan akhlak mulia," paparnya.
Ia melanjutkan, guru harus hadir di tengah beragam persoalan murid mulai dari kesulitan akademik, masalah sosial, moral, spiritual, sampai ketergantungan gawai, judol, kesulitan ekonomi, hingga dinamika keharmonisan keluarga. Benar-benar tugas yang tidak mudah.
Artikel Terkait
KAMMI Sulsel Desak Pengusutan Tuntas Tewasnya Remaja Diduga Ditembak Oknum Polisi di Makassar
Presiden Prabowo Gelar Silaturahmi dengan Jokowi, Megawati, dan SBY di Istana
Bekas Tambang Marmer di Maros Bertransformasi Jadi Destinasi Wisata Instagrammable
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Sinabang, Aceh