Kapolda Riau Serukan Keadilan bagi Gajah di Tengah Aksi Tolak Relokasi Tesso Nilo

- Senin, 24 November 2025 | 21:42 WIB
Kapolda Riau Serukan Keadilan bagi Gajah di Tengah Aksi Tolak Relokasi Tesso Nilo
Pesan Kapolda Riau untuk Taman Nasional Tesso Nilo

Di tengah semarak Brimob Run 2025, Sabtu (22/11), Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menyampaikan pesan khusus. Acara yang memperingati HUT Brimob ke-80 itu tak hanya soal lari, tapi juga soal nasib Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

Herry menegaskan satu hal: Taman Nasional itu adalah rumah bagi gajah. Sudah sejak dulu. Dan itu harus dirawat, dilestarikan.

“TNTN adalah rumah gajah sejak dulu hingga sekarang,” tegasnya.

“Kawasan ini harus kita kembalikan menjadi habitat gajah, harimau, dan satwa lainnya. Hari ini kita menyuarakan keadilan bagi satwa yang tak bisa bersuara.”

Ia memastikan bahwa Polri, TNI, dan Forkopimda akan terus mengedepankan pendekatan persuasif dalam menyelesaikan konflik di Tesso Nilo. Tak cuma itu, ia juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kawasan itu, yang tak lain adalah paru-paru dunia.

Namun begitu, di lapangan, persoalannya tak semudah itu. Warga setempat yang telah lama mendiami kawasan Tesso Nilo ternyata menolak direlokasi. Padahal, mereka telah menduduki sekitar 81 ribu hektare kawasan di dalam Taman Nasional tersebut.

Di Dusun Toro Jaya, Lubuk Kembang Bunga, Kabupaten Pelalawan, Riau, pemukiman sudah ada. Satgas Penanganan Kawasan Hutan (PKH) memang sudah meminta mereka pindah. Tapi jawaban warga jelas: menolak.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar