Di kampungnya, tak banyak yang memilih merantau ke luar negeri. Tapi bagi yang berani, mimpi mereka sama: membangun rumah dan mengubah nasib.
Penantian Panjang Terjawab
Kabar itu datang tiba-tiba di Oktober 2025. Polisi mendatangi rumah Ismi, kakak Seni. Kebetulan Ismi sedang tidak di kota, jadi Slametlah yang menerima kabar gembira sekaligus menyedihkan itu: Seni masih hidup.
Keluarga punya harapan besar sekarang: Seni bisa segera pulang dan bertemu Riki Alfian, anaknya yang ditinggalkan saat masih balita 3,5 tahun. Kini Riki sudah berkeluarga dan punya anak.
Momen haru terjadi saat Riki akhirnya bisa melakukan video call dengan ibunya. Ismi, sang bibi, tak kuasa menahan air mata.
Riki yang sejak kecil dirawat Ismi seperti anak sendiri, akhirnya mendengar suara ibunya setelah dua dekade lebih.
Di layar, Seni juga pertama kalinya berjumpa dengan cucu dan menantunya. Dia melewatkan begitu banyak momen penting. Bahkan Riki pun awalnya tak mengenali sosok di layar.
Slamet yang melihat video Seni mengatakan ada beberapa perubahan pada fisiknya. Rambutnya yang dulu panjang kini pendek. Ada juga luka sumbing di bibir yang sebelumnya tak ada. "Saya dilihati videone Mbak Seni itu. Memang itu Mbak Seni. Tapi dulu itu rambutnya panjang terus sini (bibir) tidak ciri suwing (sumbing)," jelasnya.
Kini, setelah penantian panjang, keluarga hanya berdoa satu hal: Seni segera bisa kembali ke Temanggung dan merangkul kembali orang-orang yang dicintainya.
Artikel Terkait
Reza Pahlavi Serukan Perebutan Kota, Gelombang Demonstrasi Iran Kian Menggila
Eggi Sudjana dan Warisan Pengkhianatan dalam Sejarah Politik Indonesia
Lampu Huntara Menyala, Harapan Kembali di Desa Babo
Kontrak Sewa Kapal Tanpa Nilai Jelas, FMPKN Soroti Potensi Lubang Anggaran