"Baik, jadi minta apa pun kalau dateng itu, minta apa pun diturutin, dibeliin. Bahkan kalau dateng itu langsung nyari Alvaro, dicari, ketemu, langsung diajak beli mainan," kenang Tugimin.
Karena itu, keluarga sama sekali tak menduga bahwa pelaku di balik hilangnya Alvaro justru orang yang selama ini terlihat menyayanginya.
Alvaro dilaporkan hilang sejak Maret 2025. Ia terakhir terlihat usai salat Asar di Masjid Jami Al-Muflihun, Pesanggrahan, Jakarta Selatan lokasi yang masih satu lingkungan dengan rumahnya.
Setelah delapan bulan panjang pencarian, nasib malang menimpa bocah itu. Alvaro ditemukan tak bernyawa di Kali Cirewed, Bogor. Tak lama kemudian, ayah tirinya pun diamankan.
Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah, membenarkan penahanan itu saat dihubungi pada Minggu (23/11).
"(Ditahan) di Polres," katanya singkat.
Artikel Terkait
Cangkruk: Ritme Pelan yang Menjaga Kediri Tetap Utuh
Iran Bergolak: Zionis Dituding Dalangi Gelombang Teror dan Pembakaran Tempat Ibadah
Demokrasi di Era Kebisingan: Ketika Politik Indonesia Hanya Jadi Tontonan
Kembang Api dan Teriakan untuk Pahlavi Warnai Malam Teheran yang Masih Bergejolak