"Kami menemukan kerangka manusia yang diduga merupakan Alvaro. Kami butuh kepastiannya dulu melalui pengecekan DNA dan pemeriksaan Labfor," jelas Nicolas.
Soal detail lebih lanjut, ia memilih untuk tidak banyak berkomentar. Situasinya masih sangat sensitif.
Menurut informasi yang beredar, Alvaro terakhir kali terlihat usai menunaikan salat asar di Masjid Jami Al Muflihun, yang terletak di kawasan Pesanggrahan. Sejak saat itu, ia seperti menghilang tanpa jejak, hingga akhirnya kabar buruk ini terdengar.
Artikel Terkait
Cangkruk: Ritme Pelan yang Menjaga Kediri Tetap Utuh
Iran Bergolak: Zionis Dituding Dalangi Gelombang Teror dan Pembakaran Tempat Ibadah
Demokrasi di Era Kebisingan: Ketika Politik Indonesia Hanya Jadi Tontonan
Kembang Api dan Teriakan untuk Pahlavi Warnai Malam Teheran yang Masih Bergejolak