Kalau soal menyambut tamu, Yordania punya caranya sendiri. Dan untuk Presiden Prabowo Subianto, caranya selalu istimewa. Setiap kali berkunjung ke Negeri Para Nabi itu, pesawat yang membawanya tak pernah masuk sendirian. Ada pengawalan khusus dari jet tempur, mengiringi jelang mendarat di Amman.
Kunjungan terbarunya, Selasa (24/2/2026) lalu, tak berbeda. Saat langit mulai gelap, sekitar pukul delapan malam waktu setempat, pesawat kepresidenan itu akhirnya mendarat di Bandar Udara Militer Marka. Tapi sebelumnya, dua siluet gagah F-16 milik Angkatan Udara Yordania sudah menyambut di udara. Mereka terbang rapi, mengapit pesawat sang Presiden.
Begitu turun dari tangga pesawat, sambutan hangat sudah menunggu. Bukan dari pejabat biasa, melainkan langsung dari Putra Mahkota, Prince Al Hussein bin Abdullah II. Suasana di bandara militer itu pun terasa khidmat sekaligus akrab. Dari pihak Indonesia, Duta Besar Ade Padmo Sarwono dan Atase Pertahanan Kolonel Laut (P) Dafris D. Syahruddin juga hadir menyambut.
Nah, yang menarik justru terjadi di atas awan-awan itu. Prabowo sendiri mengaku sangat tersentuh dengan kehormatan yang diberikan Raja Abdullah II ini. Bukan cuma sekadar protokoler, tapi terasa personal.
“Saya sangat menghargai sambutan hangat dari Raja dan Kerajaan Yordania,” ujarnya.
Bagaimana tidak? Saat pesawatnya memasuki wilayah udara Yordania, dua jet F-16 itu langsung menyapa. Mereka mengambil posisi di sisi kanan dan kiri, terbang dalam formasi yang rapat dan presisi. Seperti pengawal kehormatan di angkasa, mereka mengawal dengan sempurna hingga detik-detik terakhir sebelum mendarat.
Bahkan, konon ada komunikasi singkat lewat radio antara Prabowo dan para pilotnya. Sebuah sentuhan kecil yang justru meninggalkan kesan mendalam, menunjukkan betapa eratnya hubungan kedua negara ini. Semua terasa tulus, jauh dari sekadar upacara seremonial belaka.
Artikel Terkait
Polsek Rangsang Tanam Mangrove di Pantai Gelombang Cinta, Wujud Green Policing Jaga Ekosistem Pesisir
Pemprov DKI dan BMKG Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara untuk Antisipasi Polusi
Iran Klaim Serang Kapal Perang AS di Laut Oman, Washington Bantah
Pakar Prediksi Prabowo Segera Lakukan Reshuffle Kabinet untuk Perkuat Efektivitas Pemerintahan