Razia Malam Sintang Amankan 55 Motor, Knalpot Brong dan Balap Liar Jadi Sasaran

- Minggu, 23 November 2025 | 14:00 WIB
Razia Malam Sintang Amankan 55 Motor, Knalpot Brong dan Balap Liar Jadi Sasaran

Hi!Pontianak – Malam itu, jalanan Sintang tak seperti biasanya. Dari Sabtu malam hingga Minggu dini hari, 22–23 November 2025, suasana justru diwarnai dengan razia besar-besaran. Polres Sintang kembali menggelar Operasi Zebra Kapuas 2025, yang kali ini fokus menertibkan knalpot brong dan balap liar.

Razia digelar pada jam-jam rawan, mulai pukul 23.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB. Hasilnya? Tak tanggung-tanggung, 55 unit sepeda motor terjaring operasi. Angka yang cukup signifikan untuk satu malam penindakan.

Menurut Kasat Lantas Polres Sintang, AKP Angga Pribadi Amsriyanto Nainggolan, operasi ini bukan tanpa alasan. Langkah tegas ini diambil sebagai respons langsung atas keluhan warga yang terus berdatangan.

“Penggunaan knalpot brong sudah menjadi keluhan masyarakat Sintang, terutama di wilayah kota. Banyak pengendara yang kebut-kebutan, menimbulkan kebisingan, dan memicu balap liar yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” kata AKP Angga.

Ia menjelaskan, bagi para remaja yang terjaring, pendekatannya agak berbeda. Mereka tidak langsung dihukum berat. Sebaliknya, orang tua dan guru diminta hadir untuk mendampingi.

“Kami minta mereka buat surat pernyataan. Isinya komitmen untuk tidak pakai knalpot brong lagi dan berjanji tertib berlalu lintas,” ujarnya.

Tak cuma sampai di situ. Ada beberapa kewajiban lain yang harus dipenuhi.

“Pengendara juga wajib mengganti knalpotnya dengan yang standar, memasang spion, serta melengkapi seluruh surat-surat kendaraan,” tambahnya.

Harapannya jelas. AKP Angga berharap kegiatan ini bisa membangun kepedulian bersama. Bukan cuma dari remaja, tapi juga orang tua dan guru untuk ikut mengawasi dan mencegah aksi balap liar.

“Kita ingin memastikan anak-anak kita tidak kebut-kebutan, apalagi balap liar karena sangat berpotensi menyebabkan kecelakaan,” tegasnya.

Di sisi lain, ia punya ajakan untuk seluruh masyarakat. Ia mengajak warga Sintang untuk jadi pelopor keselamatan di jalan.

“Kecelakaan sering kali berawal dari pelanggaran. Mari kita patuhi aturan demi keluarga yang menunggu kita pulang dengan selamat,” pungkasnya.

Operasi Zebra Kapuas 2025 sendiri masih akan berlangsung hingga 30 November mendatang. Masyarakat pun diimbau untuk lebih patuh dan waspada.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar