Getaran itu datang di pagi buta, Minggu (23/11). Wilayah Parigi Moutong di Sulawesi Tengah diguncang gempa bumi dengan kekuatan 4,2 Magnitudo. Yang bikin was-was, pusat gempa ini ternyata tak dalam, cuma 5 kilometer di bawah permukaan tanah.
Melalui akun X resminya, BMKG merilis detail teknis kejadian ini.
"Gempa Mag:4.2, 23-November-25 04:36:52 WIB, Lok:0.55 LU, 120.43 BT (Pusat gempa berada di darat 42 km barat Parigi Moutong), Kedalaman:5 Kilometer," begitu bunyi pernyataan mereka.
Tak hanya di Parigi Moutong, guncangan juga menjalar. Menurut BMKG, getaran turut dirasakan oleh warga di kawasan Palasa.
"Gempa dirasakan (MMI) III-IV (lemah-ringan) di Palasa," tambah pernyataan itu.
Kedalaman yang dangkal ini sering kali membuat getaran terasa lebih kuat di permukaan. Meski kekuatannya tergolong sedang, laporan dari warga setempat menjadi kunci untuk memahami sejauh mana dampaknya.
Artikel Terkait
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem untuk Aceh dan Sumut
Kematian Bos Kartel El Mencho Picu Gelombang Kekerasan di Meksiko
LPDP Perketat Pengawasan, 600 Penerima Beasiswa Diselidiki atas Dugaan Pelanggaran
Jadwal Imsak dan Anjuran Sahur di Banjarmasin pada 24 Februari 2026