Ketegangan antara China dan Jepang kembali memanas, dan kali ini masalahnya dibawa ke panggung Perserikatan Bangsa-Bangsa. Pemicunya? Pernyataan politisi Jepang, Sanae Takaichi, soal Taiwan yang dinilai Beijing sebagai sebuah pelanggaran serius.
Fu Cong, Wakil Tetap China untuk PBB, tak tinggal diam. Dalam sebuah surat resmi yang ditujukan kepada Sekjen PBB Antonio Guterres, ia melayangkan protes keras. Fu menegaskan bahwa komentar Takaichi itu jelas-jelas melanggar hukum internasional dan menyimpang dari norma-norma diplomatik yang sudah berlaku.
Lantas, apa sebenarnya yang diucapkan Takaichi sehingga membuat Beijing geram? Intinya, politisi Jepang itu menyatakan bahwa serangan China ke Taiwan bisa membahayakan keamanan nasional Jepang. Bahkan, situasi seperti itu berpotensi memicu intervensi militer dari Tokyo.
Bagi China, pernyataan semacam ini adalah garis merah.
Begitu bunyi peringatan keras Fu Cong dalam suratnya, seperti yang dilaporkan Reuters akhir pekan lalu.
Artikel Terkait
Menteri Keuangan Tolak Proyeksi Bank Dunia, Sebut Pertumbuhan RI 2026 Bisa Tembus 5%
Pengamat: Iran Berjuang Pertahankan Martabat, Dukungan Internal Menguat
Jenazah Lansia Pemulung Ditemukan dalam Reruntuhan Gubuk Terbakar di Antang
Pemuda di Makassar Aniaya Ibu Kandung Usai Ibu Marahi Nenek