Dia menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan bisa mendongkrak ekonomi kedua negara. “Ini akan menciptakan lapangan kerja berkualitas, memajukan kemampuan pertahanan dan industri perkapalan kita. Yang nggak kalah penting, nelayan lokal dan masyarakat pesisir juga bakal dapat dampak positifnya,” jelas Prabowo.
Sementara itu, dari London, PM Starmer menyambut hangat kesepakatan ini. Menurutnya, ini adalah contoh nyata bagaimana kemitraan internasional yang solid bisa memberikan manfaat langsung buat masyarakat. Mulai dari terciptanya lapangan kerja, peluang ekonomi baru, hingga stimulasi pertumbuhan.
Selain kerja sama maritim, Starmer juga mendukung penuh rencana ekspansi kampus-kampus ternama Inggris ke Indonesia. Pemerintahnya berkomitmen menyediakan hingga 10.000 beasiswa bagi pelajar Indonesia. Langkah ini bisa membuka akses pendidikan berkualitas bagi banyak anak muda di sini.
Di luar isu bilateral, kedua pemimpin ternyata juga menyempatkan diri membicarakan situasi memilukan di Gaza. Prabowo dan Starmer sama-sama menekankan urgensi pembentukan pasukan stabilisasi internasional. Tujuannya jelas: melindungi warga sipil dan memastikan bantuan kemanusiaan bisa sampai tanpa halangan.
Pertemuan virtual yang singkat ini rupanya sarat dengan agenda strategis. Mulai dari lautan sampai konflik kemanusiaan, semua dibahas. Tinggal nunggu realisasinya saja di lapangan.
Artikel Terkait
IHSG Menguat ke 7.500, Analis Buka Target 7.856 dengan Peringatan Koreksi
Kasus Korupsi CCTV Rp2 Miliar di Makassar Mandek, Kejaksaan Dinilai Lamban
Berkas Kasus Penyiraman Andrie Yunus Dinyatakan Lengkap, Segara Dilimpahkan ke Pengadilan Militer
Islah Bahrawi Ungkap Mahfud MD sebagai Inspirasi Keberaniannya Kritik Prabowo