Rumah milik Marjuki dan Jemirin tak luput dari amukan tanah longsor. Semua yang ada di dalamnya perabotan rumah tangga, tiga mobil, dan empat sepeda motor ikut tertimbun bersama kedua rumah tersebut. Nasib mereka kini hanya bisa pasrah, menyaksikan harta bendanya hilang seketika.
Di sisi lain, fokus petugas juga tertuju pada pembersihan jalan desa. Membuka akses yang terputus adalah prioritas agar aktivitas warga bisa kembali berdenyut. Upaya membersihkan material longsor yang menutupi jalan itu dilakukan siang dan malam.
"Evakuasi tiga mobil, sementara yang baru bisa terangkat mobil pikap dan Panther," ujar Kepala Desa Wagir Kidul, Suharyanto, di lokasi kejadian pada Sabtu (22/11/2025).
Dia menegaskan bahwa proses evakuasi masih terus berlanjut. Sementara itu, para warga yang rumahnya terdampak telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Mereka kini menunggu dengan harap-harap cemas, sembari berusaha memulihkan kembali kehidupan yang porak-poranda.
Artikel Terkait
Kembang Api dan Teriakan untuk Pahlavi Warnai Malam Teheran yang Masih Bergejolak
Gemblengan Semi-Militer Siapkan 1.500 Petugas Haji Tangguh
Pramono Anung Tegaskan JPO Sarinah Akan Dibangun Kembali, Utamakan Akses Difabel
Indonesia dan Turki Sepakati Aksi Nyata, Dari Gaza hingga Industri Pertahanan