Sore ini, Lapangan Banteng di Jakarta Pusat bakal jadi pusat keriuhan. Di sanalah puncak perayaan Imlek Nusantara 2026 digelar. Menyambut acara besar itu, polisi sudah menyiapkan sejumlah fasilitas, termasuk enam kantong parkir yang tersebar di beberapa titik.
Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefados, menjelaskan lokasi-lokasi parkir tersebut saat berbincang dengan wartawan, Sabtu (28/2/2026).
"Kami siapkan di kantor Kemenlu, lalu Gedung Pertamina Lama. Ada juga di area kantor Kementerian Agama dan kantor POS, termasuk Gedung AA Maramis," ujarnya.
"Khusus untuk tamu undangan VIP, parkirnya kami atur di area Hotel Borobudur," tambah Robby.
Dia memperkirakan total daya tampung semua lokasi itu sekitar seribu kendaraan. Soal akses masuk untuk masyarakat umum, disediakan dua pintu: barat dan timur Lapangan Banteng.
Nah, buat kamu yang mau ke sana atau cuma numpang lewat, perlu tahu nih soal rekayasa lalu lintasnya. Arus kendaraan di sekitar Lapangan Banteng bakal diatur ketat. Berikut rincian jalurnya.
Dari arah Barat (Juanda) ke Timur (Gunung Sahari), kamu bisa lewat Jalan Ir. H. Juanda, lalu ke Jalan Pos, lanjut ke Jalan Dr. Sutomo, dan sampai ke Gunung Sahari. Opsi lain, dari Juanda ke Pos, belok kanan ke Gedung Kesenian, belok kiri ke Budi Utomo, lalu tembus ke Gunung Sahari.
Kalau dari Timur (Gunung Sahari) tujuan Barat (Juanda), rutenya lewat Gunung Sahari ke Dr. Sutomo, belok kiri ke Gedung Kesenian, kanan ke Lapangan Banteng Utara, kanan lagi ke Katedral, dan akhirnya belok kiri ke Jalan Veteran.
Perjalanan dari Timur ke arah Gambir juga ada jalurnya. Dari Gunung Sahari, ambil Budi Utomo ke Lapangan Banteng Utara, belok kanan ke Lapangan Banteng Barat, lalu langsung ke Taman Pejambon.
Sebaliknya, dari Barat (Gambir) menuju Timur (Gunung Sahari), bisa lewat Jalan Perwira, belok kiri ke Katedral, kanan ke Pos, lalu ke Dr. Sutomo dan tembus Gunung Sahari. Atau, dari Perwira belok kanan ke Lapangan Banteng Barat, kiri ke Lapangan Banteng Selatan, lanjut ke Dr. Wahidin Raya, dan akhirnya ke Gunung Sahari.
Di sisi lain, polisi juga menyiapkan beberapa rute alternatif buat pengendara yang ingin menghindari pusat acara.
Dari Utara (Pasar Baru) ke Selatan (Senen): lewat Samanhudi, belok kanan ke Gunung Sahari, lalu lanjut ke Pasar Senen.
Dari Selatan (Kwitang) ke Utara (Pasar Baru): lewat Kramat Kwitang, belok kiri ke Senen Raya, kanan ke Dr. Wahidin Raya, kiri ke Gunung Sahari, lalu kiri lagi ke H. Samanhudi.
Rute dari Barat (Gambir) menuju Timur (Kemayoran): mulai dari Medan Merdeka Selatan, belok kanan ke M.I. Ridwan Rais, kiri ke Arief Rachman Hakim, ke Kramat Kwitang, kiri ke Senen Raya, kanan ke Dr. Wahidin Raya, kiri ke Gunung Sahari, dan akhirnya belok kanan ke Angkasa.
Terakhir, dari Timur (Kemayoran) tujuan Barat (Gambir): lewat Angkasa, belok kiri ke Gunung Sahari, putar balik di sana, lalu kiri ke H. Samanhudi, lanjut ke Sukarjo Wiryopranoto, kiri ke Hayam Wuruk, ke Majapahit, ke Medan Merdeka Barat, kiri ke Medan Merdeka Selatan, dan belok kiri lagi ke Medan Merdeka Timur.
Begitulah kira-kira pengaturan lalu lintasnya. Persiapan terlihat cukup matang. Tinggal nanti eksekusinya di lapangan saja.
Artikel Terkait
Buruh Gelar Aksi di Senayan, 1.948 Personel Gabungan Disiagakan
Guru Besar Usul Revisi UU Kepailitan, Utamakan Perdamaian Daripada Likuidasi
Panglima TNI: Satu Prajurit UNIFIL Akan Dipulangkan, Misi Tetap Lanjut hingga Mei 2026
ITB Angkat Bicara Soal Kontroversi Lagu Erika yang Viral, Janji Perkuat Budaya Etika Kampus