Selain itu, ada waktu-waktu tertentu yang mustajab buat berdoa. Misalnya, sepertiga malam terakhir, antara adzan dan iqamah, atau pas lagi sujud dalam shalat. Bahkan saat hujan turun pun, langit seperti terbuka lebar. Waktu-waktu ini adalah momen di mana Allah mendekatkan rahmat-Nya.
Yang nggak kalah penting: yakinlah sepenuh hati. Jangan setengah-setengah. Doa tanpa keyakinan itu ibarat panah yang dilepas tanpa tenaga. Tapi kalau kita benar-benar percaya bahwa Allah Maha Mendengar, energi doa itu jadi kuat banget. Bisa menembus apa aja.
Jadi, doa yang “menembus langit” itu sebenarnya bukan soal berapa banyak bacaannya. Tapi lebih kepada ketulusan, kebersihan hati, dan keyakinan penuh kita kepada Sang Maha Pengabul.
Artikel Terkait
Laba Sawit Menguap ke Singapura, Indonesia Cuma Dapat Sisa
Mezquita-Catedral Córdoba: Kisah Dua Peradaban dalam Satu Atap
KPK Ungkap Modus Potong Pajak Rp75 Miliar Jadi Rp15 Miliar di Jakut
KPK Amankan Rp6 Miliar dalam OTT Perdana 2026, Libatkan Pejabat Pajak dan Tambang