Nasibnya tak jauh berbeda. Rumahnya pun tak terselamatkan, tertimbun material tebal. Tak ada satu pun barang berharga yang sempat diselamatkan. Semua terjadi dalam sekejap.
"Habis semuanya. Ada yang tertimbun, ada yang hancur. Nggak ada yang bisa diambil, semuanya tertimbun," keluhnya dengan wajah muram.
Sugiha dan keluarganya berhasil menyelamatkan diri dengan berlari ke SDN Supiturang 4 sekitar pukul tiga sore. "Kalau malam, ya bisa dibayangkan, korban akan lebih banyak," ucapnya, menggambarkan betapa situasi saat itu sangat mendesak.
Artikel Terkait
KPK Gelar OTT di Kantor Pajak Jakarta Utara, Dugaan Manipulasi Pengurangan Pajak
Poligami Dihukum Lebih Berat, Kohabitasi Diringankan: Paradoks KUHP Baru
Anies Baswedan dan Tiga Lapis Strategi Menuju 2029
Iran Tegas Tangani Perusuh, Unjuk Rasa Bergulir ke 45 Kota