Ia menjelaskan, kehadiran infrastruktur ini dirancang untuk menjembatani keterhubungan antarwilayah, yang menjadi fondasi utama pemerataan pembangunan.
"Ini adalah bukti bahwa pemerataan pembangunan sangat didukung oleh infrastruktur konektivitas, apakah itu jalan, jembatan, termasuk flyover dan underpass," jelas AHY.
Dampak Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja
Lebih dari sekadar mengurai kemacetan, proyek-proyek ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas manusia, barang, dan jasa. AHY memaparkan dampak berantai yang positif bagi perekonomian.
"Infrastruktur ini akan menurunkan biaya perjalanan, menghemat waktu, dan mendorong berbagai sektor ekonomi seperti pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM. Pada akhirnya, diharapkan dapat menyerap tenaga kerja baru," katanya.
Pembangunan kelima proyek strategis tersebut didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan telah menyerap puluhan ribu tenaga kerja konstruksi selama masa pengerjaannya.
AHY menutup pernyataannya dengan harapan agar infrastruktur ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. "Mudah-mudahan bisa digunakan dengan sebaik mungkin dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat di lokasi yang dibangun infrastruktur ini," pungkasnya.
Artikel Terkait
Jadwal Imsak dan Salat untuk Warga Medan Besok, 27 Februari 2026
Fiorentina Lolos Dramatis Usai Dihajar Hattrick Mazurek di Liga Konferensi Eropa
Gubernur Kaltim Jelaskan Mobil Dinas Rp8,5 Miliar Ditempatkan di Jakarta
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Semarang Hari Ini, 27 Februari 2026