Dijodohkan oleh ayah Prabowo, Sumitro Djojohadikusumo, perkenalan keduanya berawal dari Titiek yang menjadi murid Sumitro.
Perjalanan cinta mereka mengalami fase pacaran selama dua tahun sebelum melangkah ke jenjang pernikahan.
Meskipun sorotan publik dan isu politik kekerabatan mengitari pernikahan mereka, Prabowo akhirnya mendapatkan restu dari keluarga Cendana, termasuk mendapat restu dari Presiden Soeharto, untuk menikahi Titiek pada 8 Mei 1983.
Dari pernikahan ini lahir seorang anak, Didit Prabowo.
Namun, rumah tangga mereka mulai renggang pada tahun 1995, terutama setelah kritik Soemitro terkait kebocoran dana pembangunan yang melibatkan Prabowo.
Konflik ini semakin meruncing saat peristiwa reformasi pada tahun 1998, yang berujung pada perceraian mereka.
Peran Prabowo dalam isu mahasiswa yang menduduki gedung MPR/DPR pada saat itu membuat keluarga Cendana murka dan menimbulkan ketegangan yang akhirnya membawa pada perpisahan mereka.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: nolmeter.com
Artikel Terkait
Mentan Ancam Alihkan Anggaran Daerah yang Tak Serius Cetak Sawah
Komnas HAM Tegaskan Kritik Kebijakan Pemerintah Adalah Hak yang Harus Dijamin
Laporan Ungkap Aliran Dana Terduga Teroris Lewat Binance, Pegawai Penyelidik Malah Diberhentikan
Tren Bukber Ramadan di Makassar Beralih ke Restoran dengan Konsep Estetik