Proyek, Pengawasan, dan Efisiensi Anggaran
Implementasi MBG saat ini kerap diwarnai dengan pendekatan proyek yang terburu-buru dan pengawasan yang lemah. Berbagai kasus, seperti keracunan makanan, menunjukkan adanya celah dalam sistem. Selain itu, anggaran yang sangat besar seharusnya dapat dimanfaatkan untuk menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih berkualitas dan berkelanjutan.
Transparansi dan Pemanfaatan Dana Rakyat
Anggaran Program MBG berasal dari uang rakyat, baik melalui pajak maupun utang negara. Oleh karena itu, transparansi dalam pengelolaan dana dan pencegahan praktik nepotisme dalam pengelolaan dapur penyelenggara mutlak diperlukan. Masyarakat berhak memastikan bahwa setiap rupiah digunakan secara optimal untuk kepentingan bersama, bukan untuk segelintir pihak.
Kesimpulan: Kritik untuk Perbaikan
Kritik terhadap Program MBG disampaikan dengan tujuan membangun dan mendorong perbaikan. Sebagai warga negara yang turut membiayai program ini melalui pajak, masyarakat berhak mengawasi dan memastikan bahwa MBG benar-benar memberikan manfaat yang maksimal. Tujuan akhirnya adalah terciptanya program yang transparan, efektif, dan berfokus pada kesejahteraan generasi penerus bangsa.
Artikel Terkait
Pimpinan Ponpes di Lombok Tengah Jadi Tersangka Kasus Kekerasan Seksual
Debt Collector di Metro Diamankan, Diduga Gelapkan Mobil Debitur Rp285 Juta
Mentan Ancam Alihkan Anggaran Daerah yang Tak Serius Cetak Sawah
Komnas HAM Tegaskan Kritik Kebijakan Pemerintah Adalah Hak yang Harus Dijamin