Upaya ini membuahkan hasil yang signifikan. "Alhamdulillah, rata-rata mereka mengalami kemajuan perkembangan sebesar 35 persen," tambah Yuli Prihatini.
Peran Penting Guru dan Tenaga Pendamping
Kemajuan para siswa tidak lepas dari peran serta 12 orang guru, 3 wali asrama, dan 7 wali asuh. Masing-masing memiliki peran khusus: guru bertugas mengajar di kelas, wali asrama mengelola kegiatan asrama, sementara wali asuh berperan sebagai pengganti orang tua dan pendamping utama siswa selama di sekolah.
Pesan Penting Gus Ipul untuk Sekolah Rakyat
Gus Ipul menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang inklusif dan suportif. Ia mengajak seluruh siswa untuk saling mendukung dan membantu teman-teman yang memiliki keterbatasan.
Dengan tegas, Gus Ipul menyampaikan tiga hal yang tidak boleh terjadi di lingkungan Sekolah Rakyat: "Jangan ada perundungan, jangan ada kekerasan seksual dan fisik, serta jangan ada intoleransi. Sekolah Rakyat hadir untuk masa depan Indonesia yang lebih baik," pesannya.
Sebelum mengunjungi SRMP 28, Gus Ipul juga telah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Kabupaten Pasuruan. Ia menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan yang terus berdedikasi membimbing siswa meski dihadapkan pada berbagai tantangan.
Artikel Terkait
Megawati Bikin Heboh, Nyanyikan Cinta Hampa di Panggung Rakernas PDIP
Dendam Berdarah di Palangka Raya: Keponakan Tikam Paman Hingga Tewas
PDIP Gelar Rakernas, Sikap Soal Pilkada Langsung Akan Dituntaskan
Gempa 7,1 SR Guncang Melonguane, Getaran Terasa hingga Ternate