"Jadi minggu depan saya akan ke Ragunan. Kalau saya jawab sekarang, pasti saya ngarang," tambahnya untuk menekankan pentingnya verifikasi data.
Lebih lanjut, Pramono Anung menyinggung kemungkinan adanya tindakan korupsi terkait pakan hewan di Ragunan. Ia menyatakan dengan tegas bahwa jika benar ada praktik semacam itu, dirinya akan mengetahuinya.
"Yang kedua, harimaunya itu sebenarnya milik saya pribadi. Jadi saya pasti tahu kalau kemudian ada yang mau dikorupsi untuk itu," ujar Pramono menegaskan.
Pernyataan ini semakin mengukuhkan perhatiannya terhadap pengelolaan Taman Margasatwa Ragunan dan kesejahteraan satwa di dalamnya. Masyarakat pun menunggu hasil pengecekan langsung yang akan dilakukan oleh Gubernur.
Artikel Terkait
Pidie Jaya Terendam Lagi, Warga Minta Normalisasi Sungai Segera Dikerjakan
Swasembada Pangan 2025: Tonggak Kedaulatan di Tengah Perang Global Pangan dan Energi
Kejagung Turun Tangan, Data Perubahan Fungsi Hutan Diperiksa
Angin Kencang dan Hujan Deras Robohkan Lima Rumah di Tambakrejo